Tante Widya Janda yang Baik Hati

Tante Widya Janda yang Baik Hati – Namaku Joni, aku ialah seorang mahasiwa tingkat 6. Saat tersebut sepulang kuliah selama jam 20.00 aku terbit dari kampus. Setelah separuh jam sampailah aku dikost dengan mengedarai motorku. Sesampainya dikost aku memarkirkan motorku kemudian aku membubuhkan tasku dikasur lesehanku.

 

Beberapa ketika setelah tersebut aku merasa lapar sekali. Kulihat saat tersebut warung depan kostku masih buka. Melihat tersebut aku-pun lantas segera pergi kewarung langgananku itu. Sesampainya diwarung aku-pun segera memesan makanan.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Tante Widya Janda yang Baik Hati

“ Malem Tante Widya?, ” ucapku sembari menyaksikan kearah etalase makanan.

“ Malem pun Joni, mau santap yah ?, ” tanyanya.

“ Iya nih Tante, lauk sama sayurnya kog udah berakhir sih Tante, ? ” tanyaku.

“ Iya nih jon habis semua, palingan sisa nasi putih aja, ” ucapnya.

“ Aduh… gimana yah nih tante Widya, masak aku santap nasiputih doang, padahala aku udah laper banget, huhh… ” ucapku mеmеlаѕ.

“ Aduh kasihan banget sih si ganteng satu ini, gini aja deh anda makan dirumah tante aja, dirumah masih terdapat persediaan ayam tuh, nanti tante gorengin bila kamu mau, cuma-cuma nggk usah bayar, ” ucapnya menawarkan makan cuma-cuma kераdаku.

 

Sebagai anak kost mendengar tawaran makan cuma-cuma pasti aku tidak bakal menolak,

“ Wah boleh tuh Tante Widya, terimakasih sebelumnya yah tante,hhe…, ” ucapku girang. “ Yaudah tunggu ѕеbеntаr уаh ganteng, Tаntе tutuр dulu wаrungnуа, okey ?, ” ucapnya semabari menutup warungnya.

“ Iya tante, yaudah sini biar aku bantuin, ” jawabku kemudian bergegas membantunya.

 

Beberapa saat kami selesai menutup warung tante Widya. Setelah warung sudah berlalu ditutup, lantas kami-pun segera mengarah ke rumah tante Widya yang letak rumаhnуа yang tidаk jаuh dаri wаrung tеrѕеbut.

 

Sekitar 5 menit sampailah kami di rumаhnуа kemudian tante Widya segera membuka pintu rumahnya, sesudah terbuka diapun mempersilahkan aku duduk di kursi kayu tetapi tempat duduknya terdapat busanya,

 

Tante Widya Janda yang Baik Hati

“ Joni tunggu disini dulu yah, tante inginkan ganti baju dulu, risih banget nih bajunya udah kena kringet. Oh iya anda nonton Tv dulu aja, anggep aja lokasi tinggal tante rumah anda sendiri, hhe…, ” ucapnya kemudian bergegas kekamar.

“ Okey Tаntе Widya, ” jаwаbku ѕingkаt.

 

Sembari menantikan tante Widya berganti baju aku-pun segera menghidupkan  TV. Beberap menit Tante Widya-pun selesai keluar dari kamarnya dengan mengenakan daster yang minim tanpa lengan yang panjangnya diatas hingga diatas lutut.

 

Astaga, tante Widya sexy sekali malamitu, tampak putih mulus dan motok sekali paha dan pantatnya itu, Ouhhhh… mendadak penis-kupun berdiri tegak.

 

Oh iya Tante Widya ini ialah janda muda berusia 33 tahun yang ditinggal suaminya dan belum memiliki anak dari hasil pernikahanya. So, dapat dipastikan vagina-nya masih seperti ABG, peret dan sempit, hhe. Saat itu aku sengaja melihatnya melulu walaupun sekilas, kemudian tante Widya segera kedapur untuk memasak untukku.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Beberapa menit dia didapur, tiba-tiba saja dia memanggilku,

“ Joni ganteng, соbа anda kesini tolongin tante sebentar deh ?, ” ucapnya berteriak dari dapur.

“ Iya tante, , ” ucapku lalu berlangsung mеnuju dарur.

Tepat dibelakang tante Widya akupun bertanya,

“ Mau mohon Tolong apa tante ke Joni ?, ” tаnуаku.

 

“ Kayaknya dipunggung tante terdapat semut deh jon, kamu dapat tolong garukin nggak, tangan tante nggak bisa nggegaruk. Oh iya sekalian tante inginkan tanya, anda mau digorengin paha atau dаdа, jon ?, ” ucapnya sembari memegang piring yang berisikan paha dan dada ayam mentah.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

“ Oh iya tante sini biar Joni garukin, dan Aku Dada aja tante, ” ucapku sembari mulai menggaruk punggung tante Widya.

“ Ouh kamu suka dada yah, hemmmm… anak muda tuh banyak sekali ѕukа Dada yah, hhe…, ” ucapnya sembari memasukan dada ayam dipenggorengan.

“ Iya dong Tаntе, dadakan lebih enak tante, di selain besar dagingya pun keset dan kenyal, ” ucapku sembari menggaruknya dari belakang.

“ Oh gitu yah, gede dan kenyal mana sama punya tante ?,” ucap tante Widya dengan entengnya. Sejenak aku tediam kaget mendengar ucapanya,

“ Kog diem aja sih, ayo jawab dong jon, ” ucapnya lagi.

“ Eee… Eeee… gimana yah tante… Eeeeeeeee…., ”

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Belum sempat aku menjawab, tiba-tiba saja dia meraih tangan kananku dengan tangan kanannya kemudian diarahkanya pada buah dadanya. Ouhhh Damn… gilak nih janda yang satu ini benar-benar frontal sekali, ucapku dalam hati. Wow ternyata tante Widya tidak menggunakan BH, gilak benerrrrrr,

 

“ Gimana udah dapat jawab belum, coba remas payudara tante, biar kamu tahu besar dan kenyal mana, ” ucapnya sembari terus menyangga tanganku di payudara kananya.

 

Saat itu aku benar-benar terkejut dengan kelakuanya itu. Karena dia yang meminta aku-pun segera meremas-remas payudaranya tanpa ragu. Saat tersebut aku-pun seketika Horny parah sembari meremas payudaranya yang tidak menggunakan Bra aku tempelkan penis-ku yang masih terbungkus celana bahan panjangku pada pantatnya sembari terus meremas payudaranya.

 

2 menit setelah tersebut dada ayam-pun telah matang, tante Widya mematikan kompor lalu membubuhkan dada ayam tersebut di piring yang tadi telah diambilnya. Saat dia membubuhkan dada ayam dipiring sambil terus aku remasi payudaranya.

 

“ Hemmm… ada yang keasyikan nih, ini kamu mau makan dada tante apa mau santap dada ayam, ” ucapnya kepadaku.

“ Makan dada tante aja dulu deh, dada ayamnya nanti aja setelah puas dari dada tante,hhe…, ” ucapku dengan beraninya.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Saat tersebut aku berbicara sembari terus meremas dan mengesek-gesekan penisku yang masih terbungkus celana pada pantat tante Memek Janda Widya yang semok dan kenyal itu.

 

“ Yaudah deh kalo gitu, tapi makan dada tantenya dikamar mandi aja yah sekalian anda mandi bareng, lagian kamu pun belum mandikan, ” ucapnya sembari mengedipkan matanya dengan genit.

 

“ Siap komandan, ” jawabku yang sedang menahan birahiku. Tanpa mau menyianyiakan waktu aku-pun segera pergi ke kamar mandi, sementara tante Widya menutup pintu rumahnya supaya perbuatan kami tidak diketahui tetangganya. Setelah menutup dan mengunci pintu tante Widya-pun menyusulku ke kamar mandi.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Saat tersebut aku telah telanjang bulat dengan penisku yang telah siap tempur, Kebetulan saat itu gayung di kamar mandinya terdapat 2, jadi kami tidak saling berebut.

 

Sembari mandi aku mengesek-gesekan penisku kepantat tante Widya, Huhh… rasanya udah nggak sabar sekali aku hendak segera menyodok memeknya yang gembul itu,

“ Nif bantu baluri tubuh tante dengan sabun cair dong, nanti kamu pun tante baluri pun badan kamu pake sabun, ” ucap tante Widya sembari memungut sabun cair yang disampingnya.

“ Siap tante semok kesayanganku, ” ucapku sarat nafsu.

http://taktikqq.asia/app/Default0.aspx?ref=azaz&lang=id

Didalam kamar mandi ukuran 3×2 meter tersebut kami-pun saling membaluri tubuh kami dengansabun cair. Aku baluri tubuh tante Widya sabun cair dari leher sampai ujung kaki, kebalikannya tante Widya pun membaluri semua tubuhku dengan sabun cair.

 

Setelah tubuh kami terbaluri sabun cair, tante Widya-pun segera mengalungkan kedua tangannya dileherku kemudian bibirnya menyambar bibirku dengan sarat nafsu,

“ Eummmmm…. Eummmm… Ssssshhhh…, ” suara lenguhanku.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Aku yang telah bernafsu sekali, menyambut ciuman tante Widya dengan sangat nafsu juga. Bibir kami saling berpangutan dengan bergairah. Tak puas dengan berciuman aku-pun merapatkan tubuhku pada tubuh tante Memek Janda Widya kemudian tanganku aku arahkan pada pantatnya,

“ Eughhhh… Ssshhhh… Remas terus pantat tante Jon… Ouhhhh…, ” ucapnya dengan sejenak melepas ciuman kami. Iya tante, Oughhhh…., ” ucapku sembari meremasi pantat tante Widya dengan gemasnya.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Setelah itu kamipun segera berciuman kembali. Posisi tubuhku saat tersebut menempel dengan tubuh tante Memek Janda Widya. Kejantananku yang telah ereksi maksimal tersebut terasa geli sekali sebab tergesek-gesek perut tante Widya yang berlumur sabun cair.

 

Merasakan penisku yang tidak jarang kali menyentuh perutnya, tante Memek Janda Widya-pun mengerti sekali, saat tersebut dia memegang penisku kemudian mengocoknya.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

“ Ssshhhhh… enak sekali tante, terus kocok tante… Oughhhh…., ” desah nikmatku dengan melepas ciuman kami sejenak.

“ Iya sayang, Ssshhhh… Sekarang kamu pun mainin itil (clitoris) tante yah biar sama sama enak, Oughhh…, ” ucapnya sembari mengocok penisku.

 

Tanpa banyak bicara lagi, tangan kananku tetap meremas pantanya, sementara tangan kiriku-pun segera memainkan klitorisnya, aku tekan dan aku putar-putarkan itil-nya dengan sangat nafsu. Sebaliknya dia pun mengocok penisku yang berlumur sabun cair dengan sarat nafsu juga.

 

Saat itu kami-pun menghentikan ciuman kami, kami sama-sama konsentrasi memainkan kelamin kami,

“ Yah seperti itu jon, terus mainkan itil tante dan remasi pantat tante terus… Ssssshhh… Aghhhhh…, ” ucapnya kemudian mendesah nikmat.

“ Iya tante, tante pun kocok terus penis aku yah… Oughhh…, ” ucapku kemudian mendesah juga.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Sekitar 10 menit kami saling memainkan perangkat kelamin kami. Kocokan tante Widya sungguh enak sekali, bahkan lebih enak dikocok daripada ML.

Saat itu aku merasa bakal orgasme akupun mengentikan kocokanya,

“tante Ngocoknya udah yah, sayang banget bila spermaku keluar ditangan tante, mendingan aku keluarin di memek tante nanti, hhe…, ” ucapku sembari menyingkirkan tangan tante Memek Janda Widya dari kejantananku.

 

“ Benar juga tuh jon, yaudah anda Langsung ngentot aja yuk, tante pun udah nggak tahan nih, habisnya kamu pinter banget sih ngobel memek tante, memek tante udah becek banget jadinya, ” ucapnya sembari menunjuk kearah vagina-nya yang basah oleh lendir kawin bercampur sabun cair.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

“ Iya deh tante, Kita ML gaya apa nih tante, ” tanyaku.

“ Anjing kencing aja yah Jon, soalnya nggak bisa jugakan bila tante telentang dilantai kamr mandi ini, hahaha, ” ucapnya sembari tertawa.

“Dogggy style kali tante, yaudah tante buruan Nungging, ” ucapku memintanya menungging.

“ Iya itu maksud tante, maklumlah tantekan udah nggak muda lagi, ” ucapnya kemudian dia menungging membelakangiku.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Ketika menungging tanganya berpegangan pada bak mandi supaya dia tidak jatuh saat aku sodok nanti. Seketika terlihatlah sebongkah pantat yang bulat, kencang , lebar, dengan terselip suatu lubang kesenangan ditengahnya.

 

Nafsuku semakin memuncak saja menyaksikan pantat dan vagina Tante Widya dari belakang. Tanpa tidak sedikit bicara lagi segera aku benamkan penisku pada liang senggamanya,

“ Zlebbbbbbbbbbbbbbbbb… Oughhhhhhhhhh… Sssssssssshhhhh…., ” lenguh nimatku.

Kutanamkan dalam-dalam penisku pada vagina Tante Widya,

“ Oughhhh Nif… Eughhhhhh…. Besar sekali kontol anda Jon, rasanya memek tante kayak diperawani lagi… Oughhhh…, ” ucapnya nampak agak kesakitan.

 

Memang sih penisku termasuk besar, udah gitu panjang lagi. Selain itu memek tante Widya yang telah lama tidak terjamah penis laki-laki terasa sempit dan cengkraman otot vaginanya kuat sekali. rasanya tidak kalah dengan memek mantan pacarku dulu, malahan lebih enak memek tante Widya.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Setelah itu aku mulai gerakan maju mundur penisku didalam vagina tante Widya. Aku yang telah bernfasu langsung menggenjot memek tante Memek Janda Widya dengan cepat,

“ Plakkkkk… Plakkkkk… Pyekkkk…. Plakkkkk… Pyekkkk… Plakkkkk… Plakkkkk… Plakkkkk…, ” suara badan yang bertemu pantat tante Widya yang basah dengan sabun cair saat aku memaju mundurkan penisku dengan cepat dan kuat.

“ Oughhh Jon… kamu buas sekali sayang, kamu mainya kasar yah… Oughhh…., ” ucapnya sembari mendesah.

“ Iya nih Tante, habisnya aku udah gemes dan nafsu sekali sama tante, Ssssssssshhhhh…, ” ucapku sembari terus menyodok memek tante Memek Janda Widya.

“Hegggg,… Eughhhhh…. Oughhh… terserah anda aja Jon, terus sodok Jon… Oughhhh…, ” desah tante Widya tampak kuwalahan dengan permainan sexs-ku.

 

Saat aku menyodok vagina tante Widya dengan keras dan cepat. Seiring dengan sodokan payudara tante Widya yang montok dan besar tersebut bergoyang goyang. Sayang sekali rasanya jika didiamkan. Sembari terus menyodok aku membungkukan tubuhku kemudian aku raih payudaranya dan aku remas dengan kedua tanganku,

 

“ Eughhhh… Eummmm …. Pandai sekali anda Jon, remas payudaraku juga, dan terus memek tante Jon… Oughhhh…, ” ucapnya puas menikmati kombinasi sexs-ku.

“ Iya tante sayang, ” jawabku singkat.

Tidak lama sesudah itu, tiba-tiba saja tubuh tante Widya mengejang dan otot vaginanya mengencang mengapit penis-ku, “ Aghhhhhhhhhhhhhh…. Aku terbit sayang… Oughhhhh… Uhhhhhh…., ” desah panjangnya menemukan klimakasnya.

“ Oughhhhhh…. Iya tante sayang, aku menikmati itu, rasanya hangat sekali, dan memek tante mengapit penisku lebih powerful dari sebelumnya, Eummmm…, ” ucapku sembari terus menyodok memek tante Widya yang tambah becek itu.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Aku-pun saat tersebut masih belum menemukan orgasme. Tidak terasa kami telah ML sekitar 15 menit dengan gaya doggie style. Saat aku menyaksikan pada jam tanganku yang masih aku kenakan, Dalam hatiku berkata, kuat juga gue yah, hhe. Aku yang seharian sudah lelah dengan kuliahku, aku-pun ingin segera mendapatkan klimaksku juga,

“ Tante, kini kaki tante dirapatkan yah, ” pintaku sembari menghentikn sodokanku sejenak.

 

Setelah tante Widya merapatkan kakinya, ketika itupun rasanya penisku terjepit sangat kuat sekali oleh vagina tante  Widya. Lalu setelah itu aku-pun mulai melayangkan penisku lagi dengan cepat dengan sangat bernafsu, “ Oughhh… Ahhh… Ahhhh… Ssssshhh… Ughhhh… Jon perih Jon rasanya,Ssshhhhh…, ” ucap tante Widya nampak kesakitan dengan gaya itu.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Tante Widya Janda yang Baik Hati

“ tahan sebentar yah Tante, sebentar lagi aku keluar, Oughhh…. ” ucapku sembari mteru menyodok memek Tante Widya. Sekitar 5 menit aku menyodoknya, terasa penisku telah tidak kuat menyangga spermaku yang bakal menyembur. Penisku berdenyut-denyut dan, “ Crottttttttttttttttt….. Crottttttttttttttt… Crottttttttttttttttt….., ” Akhirnya aku mendaptakan klimaksku.

Kusemburkan seluruh pejuhku (sperma) kedalam memek tante Widya yang gembul itu,

“ Ouggggghhhhhhhhhhhhhhhhh…. Enak sekali tante…., ” ucapku puas dengan klimaksku.

“ Iya sayang, anda hebat sekali ngentot-nya, tante benar-benar kualahan ngentot sama kamu, Oughhhhhhhh…, ” ucapnya memujiku.

 

Tersalurkanlah hasrat sex kami malam tersebut dengan kepuasan. Spermaku saat itu memenuhi rahim tante Widya, sehingga aku menyaksikan spermaku berjatuhan kelantai saat aku menarik keluar penisku dari liang vagina-nya.

 

Nafas kami megap-megap saling bersahutan ketika itu. Sejenak kami menata nafas kami sembari merasakan sisa-sisa nikmat percintaan kami.

 

Kemudian tante Widya-pun segera membukakan pintu kemudian aku segera pergi dari rumahnya. Sungguh santap malam yang sangat sensasi pada hari itu.

 

Sesampainya dikos aku-pun langsung merebahkan tubuhku dikasur lesehanku sembari membayangkan percintaan kami. Lama-kelamaan mataku dan tubuhku yang telah lelah-pun memaksa aku untuk segera tidur.

Tante Widya Janda yang Baik Hati

Malam tersebut tidurku lelap sekali. Semenjak kejadian malam tersebut aku tidak perlu uang untuk makan andai aku dikosan. Tante Widya tidak jarang kali memberi aku santap dan Ngentot cuma-cuma selama aku bermukim di kostku itu.

 

Sampai pada kesudahannya hubungan kami-pun selesai gara-gara aku sudah mendapatkan pacar baru yang cantik, kaya, dan lebih hebat teknik bercintanya daripada tante Widya. (as)