Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2 – Kali ini admin Anekabokep.com akan memberikan anda sebuah Cerita Seks lanjutan dari Cerita kemarin yaitu Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 1. Jangan kemana-mana sebelum anda selesai membaca cerita ini biar anda bisa melakukan coli klimaks.

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2 – Semenjak peristiwa malam itu, aktivitas di kantorku yang mengagumkan membuatku kerap pulang tengah malam. Kepenatanku tetap membuatku secara langsung tertidur lelap.

 

Aktivitas ini bahkan juga membuat saya jarang dapat berkomunikasi dengan Ayu. Walau bagaimanapun, kerap juga saya menggunakan waktu makan siangku untuk singgah ke rumah dengan tujuan untuk lakukan seks during lunch. Sayang, di waktu itu nyatanya Bapak Agus selalu dalam kondisi bangun hingga niatku tidak sempat kesampaian. Akan tetapi satu hari saya cukuplah mujur meskipun orangtua itu tidak tidur. Saya mendapatkan apa yang kuinginkan.

 

Ayu disuruh oleh Bapak Agus untuk ambil suatu di kamarnya. Lihat kesempatan itu, saya diam-diam mengikutinya dari belakang. Kamar bapak Agus memang tidak tampak dari tempat di mana orangtua itu umum duduk. Sesampainya di kamar kuraih pinggang semampai perawat itu dari belakang. Ayu terperanjat serta tertawa kecil saat sadar siapa yang memeluknya serta tanpa basa basi secara langsung menyongsong ciumanku dengan bibirnya yang mungil itu sekalian dengan buas mengulum lidahku.

 

Ia memang tidak malu-malu lagi seperti awal pertemuan kami. Janda cantik itu telah tunjukkan ciri-khasnya menjadi seseorang penggemar sejati yang tanpa malu-malu lagi tunjukkan kebuasan gairahnya. Terkadang saya tidak memahami, mengapa suaminya tega meninggalkannya.

 

Akan tetapi analisaku menyampaikan, suaminya tidak dapat menyeimbangi gejolak gairah Ayu diatas ranjang serta untuk menutupi perasaan malu yang terus-terusan sangat terpaksa ia tinggalkan wanita muda itu untuk hidup dengan wanita lainnya yang lebih low profile. Saya memang belum bertanya pada Ayu bagaimana ia menyalurkan keperluan biologisnya di waktu menjanda.

 

Saya berfikir, jika masturbasi merupakan jalan hanya satu. Kami berdua masih tetap sama-sama berciuman dengan ganas saat dengan sigap saya menyisipkan tanganku ke balik pakaian perawatnya yang putih itu. Benar-benar terperanjat saat saya sadar jika ia benar-benar tidak menggunakan BH hingga dengan mudahnya kuremas buah dada kanannya yang ranum itu.

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2

 

“Kok ngga pakai BH Mbak..? ” Sekalian menggelinjang serta mendesah, ia menjawab sekalian tersenyum nakal, “Supaya mudah diremas sama kamu…”

 

Betul-betul jawaban yang menggemaskan! Kembali kukulum bibir serta lidahnya yang menggairahkan itu sekalian secara cepat kubuka kancing pakaiannya yang pertama, ke-2, serta ke-3. Lantas tanpa menghabiskan waktu kutundukkan kepalaku, dengan tangan kananku kukeluarkan buah dada kanannya serta kuhisap demikian rupa hingga hampir setengahnya masuk ke mulutku.

 

Ayu mulai mengerang kegelian, “Ouhh.., geli Mas.., geliii.., ahh…” Semenjak peristiwa malam itu, ia memang melatih dianya untuk memanggilku Mas. Sekalian menggelinjang serta merintih, tangan kanan Ayu mulai mengelus-elus Bagian depan celana kantorku. Penisku yang terdapat pas di baliknya merasa makin menegang serta menegang. Jari-jari lentik wanita itu berupaya untuk mencari letak kepala penisku untuk lalu digosok-gosoknya dari luar celana.

 

Sensasi itu membuat nafasku makin memburu layaknya seperti nafas kuda yang tengah lari kencang. Seolah tidak ingin kalah darinya, tangan kiriku berupaya membuka rok janda muda itu serta dengan sigap kugosokkan jari jemariku di celana dalamnya. Pas diatas vaginanya, celana dalam Ayu merasa telah basah. Benar-benar hebat!

 

Cuma dalam beberapa menit saja, ia telah demikian terangsangnya hingga vaginanya telah siap untuk dimasuki oleh penisku. Tanpa menghabiskan waktu kuturunkan celana dalam tipis yang kesempatan ini berwarna hitam, kudorong tubuh montok perawat itu ke dinding, lantas kuangkat paha kanannya hingga dengkulnya melekat di pinggangku. Dengan sigap juga kubuka resleting celanaku serta kukeluarkan penisku yang sangatlah tegang serta besar itu. Ayu telah terlihat pasrah.

 

Ia cuma bersender pada dinding sekalian pejamkan matanya serta memeluk bahuku. “Ratiiihhhh.., mana minyak tawonnya.., kok lama betuul. ” Nada orangtua itu terdengar dengan keras. Benar-benar menyebalkan.

 

Ayu sudah sempat terperanjat serta terlihat cemas saat lalu saya berbisik, “Tenang Mbak.., jawab saja.., kita kerjakan dahulu ini.., kamu ingin kan? ” Ia mengangguk sambil tersenyum manis.

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2

 

“Sebentar Pak.., ” teriaknya. “Minyak tawonnya keselip tidak tahu ke mana.., ini lagi di cari kok. ” Ia tertawa cekikikan, geli dengar jawaban spontannya sendiri. Akan tetapi tawanya itu secara langsung menjadi jeritan erotis kecil saat kupukul-pukulkan kepala penisku ke selangkangannya.

 

Perlahan kutempelkan kepala penisku itu di pintu vaginanya. Sekalian kuputar-putar kecil kudorong pinggulku perlahan.

 

Ayu ternganga sekalian terengah-engah, “aahh.., aahh.., ouhh.., Mas.., besar sekali.., pelan-pelan Mas.. pelan-pelanhh.., ” serta, “aaaaa…” Ayu menjerit kecil saat kumasukkan semua penisku ke vaginanya yang becek serta merasa begitu sempit dalam tempat berdiri ini.

 

Saya menyodokkan penisku maju mundur dengan pergerakan yang percepatannya bertambah dari sekian waktu. Badan Ayu terguncang-guncang, buah dadanya bergayut ke kiri serta kanan serta jeritannya makin menjadi-jadi. Saya telah tidak perduli jika bapak Agus hingga sampai dengarkan jeritan wanita itu. Nafsuku telah naik ke kepala.

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2

Janda muda ini memang mempunyai daya pikat sex yang mengagumkan. Meskipun ia cuma seseorang perawat, akan tetapi kemulusan serta kemontokan tubuhnya benar-benar sama dengan wanita kota jaman saat ini. Begitu tertangani serta sangat nikmat jika digesek-gesekkan di kulit kita. Pergerakan pinggulku makin cepat serta makin cepat.

 

Mulutku tidak puas-puasnya menciumi serta mengisap puting buah dadanya yang meruncing panjang serta keras itu. Buah dadanya yang kenyal itu hampir semuanya dibasahi oleh air liurku. Saya sedang nafsu berat. Saya rasakan jika sesaat lagi saya akan orgasme serta berbarengan dengan itu juga tubuh Ayu menegang.

 

Kupercepat pergerakan pinggulku serta mendadak, “aahh.., Mas.., Masss, saya keluarrr.., aahh, ” Jeritnya. Waktu itu juga kusodokkan penisku ke vagina janda muda itu sekeras-kerasnya serta, Craat.., craatt.., craat.

 

“Ahh, Mbaak, ” erangku sekalian meringis nikmati puncak orgasme kami yang saatnya jatuh berbarengan itu. Kami berpelukan sebentar serta Ayu berbisik dengan nada serak, “Mas.., saya ngga sempat dipuasin lelaki seperti kamu muasin saya.., kamu hebat…”

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2

 

Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 2Saya tersenyum simpul. “Mbak…, saya masih tetap mempunyai 1001 tehnik yang dapat membuat kamu melayang-layang ke surga ke 7.., ngga jenuh kan jika lain kali saya lakukan sama kamu?. ”

 

Perlahan-lahan Ayu turunkan paha kanannya serta mencabut penisku dari vaginanya. “Bosan? Saya hilang ingatan apa.., yang beginian ngga akan membuatku jenuh.., jika dapat setiap hari saya ingin Mas…”

 

Betul-betul mengagumkan libido wanita ini. Mujur saya memiliki libido yang mengagumkan besarnya. Menjadi mitra sex, kami betul-betul seimbang. Sesudah peristiwa siang itu, saya serta Ayu seperti pengantin barusan. Tidak ada waktu senggang yang tidak terlewati tanpa nafsu serta birahi. Walau bagaimanapun, saya tekankan pada Ayu, jika jalinan pada saya serta dia, hanya hanya jalinan untuk memuaskan nafsu birahi saja. Saya serta dia mempunyai hak untuk terkait dengan orang yang lain.

 

Ayu si janda muda yang telah rasakan kesenangan sex bebas itu tentunya menyetujuinya. Satu hari, Ayu masuk ke kamarku serta ia berkata, “Mas, saya akan ambil cuti sepanjang 1 bulan. Saya mesti mengurus permasalahan tanah warisan di kampungku…”

 

“Lha…, jika Mbak pulang, siapa yang akan mengurus Ayah?, ” tanyaku sekalian memikirkan begitu kosongnya hari-hariku sepanjang satu bulan ke depan.

 

“Mas Agus katakan, akan ada adik Ayah yang akan menukar saya sepanjang 1 bulan.., namanya Mbak Tia…, dia ngga kimpoi.., umurnya telah hampir 40 tahun.., orangnya baik kok.., cerewet.., tetapi ramah. ”

 

Yah apa bisa buat, saya sangat terpaksa kehilangan seseorang rekan terkait sex yang begitu menggairahkan. Hitung-hitung cuti 1 bulan, atau jika berfikir positif, its time to look for a new mitra!!!

 

Baca Juga Kisah Sebelumnya : Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 1

Baca Juga Kisah Selanjutnya : Kisah Kenikmatan Tubuh Perawat Di Bandung Part 3


Bagi kalian yang suka dengan cerita yang telah di post Anekabokep.com yuk sama-sama bantu, tidak ada salahnya buat mendaftarkan diri di taktikqq.asia , supaya adminya semangat buat post terus di situs anekabokep.com tunggu apa lagi ? yuk daftar

Kisah Kenikmatan Tubuh Para Perawat Di Bandung Part 2